<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216</id><updated>2009-11-13T07:07:43.575-08:00</updated><title type='text'>CERITA AKTIVIS</title><subtitle type='html'>Berbagi spirit, menebar motivasi, gali inspirasi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default?orderby=updated'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-8429016310811309344</id><published>2009-06-27T06:13:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T06:17:07.628-07:00</updated><title type='text'>CINTA DAN TARBIYAH</title><content type='html'>Rasa syukur yang begitu besar sudah seharusnya ku panjatkan pada Allah. Maha Besar-Nya Allah telah memberiku begitu banyak nikmat yang aku sadari bahwa tidak semua dapat merasakannya. terlahir dan dibesarkan di lingkungan yang sudah begitu dalam mengenal makna tarbiyah. memiliki orang tua yang sepenuhnya rela mengorbankan harta dan waktunya demi membantu agama Allah. subhanallah.. sungguh bangga aku memiliki mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata, dahulu diriku bisa dibilang sangat acuh terhadap jalan dakwah ini. solat 5 waktu sering kali ku tinggalkan, liqo pun malas aku mengikutinya. apalagi semenjak aku masuk SMA, pergaulan ku tak sejalan lagi dengan teman-teman ku yang melanjutkan pendidikannya ke pesantren. jangankan tertarik, melirik ROHIS pun tidak.. ketika ada demo ekskul pada saat MOS. yang menarik hati ku justru Teater, sebuah ekskul yang menurutku mengasyikkan karena bisa dikagumi dan banyak dikenal teman-teman satu sekolah. sungguh tidak ada yang bisa dibanggakan dari diri ku yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya aku dikenalkan oleh seorang pemuda yang sangat tampan dan juga cerdas. akibat terlalu sering berkomunikasi walau hanya sekedar lewat sms dan tlp, tumbuhlah buih-buih cinta di hati kami dan diikat dengan status pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku sadari Allah memberiku hidayah melalui perantara dirinya. secara perlahan-lahan aku menyadari perubahan pada diriku, terutama pada pakaian ku yang semakin hari semakin syar'i. dan aku pun merasa nyaman ketika aku berada diantara kakak-kakak senior di ROHIS. inilah duniaku yang sesungguhnya.. dan tak disangka dia pun masuk dalam dunia yang sama, tarbiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, dia sangat membuat ku kagum. entah dahulu niatku benar atau tidak, tak ada yang tahu. tapi kini aku memohon dan berharap amal ku di jalan dakwah ini tidak sia-sia. karena kini dia \\\'telah tiada\\\', meninggalkan dunia untuk menghadap Yang Maha Kuasa. dan kini, niat ku tidak lain hanya untuk Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-8429016310811309344?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/8429016310811309344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/06/cinta-dan-tarbiyah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/8429016310811309344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/8429016310811309344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/06/cinta-dan-tarbiyah.html' title='CINTA DAN TARBIYAH'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-6723741898555430401</id><published>2009-06-03T22:37:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T23:05:53.610-07:00</updated><title type='text'>PANCARAN</title><content type='html'>Beranjak dari keanehan hati,mungkin takkan ada yang bisa bertahan ketika jeritan hati tak sesuai dengan kenyataan diri. Begitupun aku saaat SMU dulu aku sangat tertarik mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh,tapi tatkala kuterjebak dalam sebuah tragedi hati,perlahan aku mundur dari kesungguhan itu dan kumulai menjalani hari dengan kepura-puraan,berbohong,kabur, membantah,tak berprestasi dan sangat payah. Namun suatu hari dikala semua sudah sangat melelahkan akupun bosan, terasa ada yang hilang dari diriku, kemudian ingin kembali belajar agama, kuputuskan untuk pergi mencarinya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah jalan aku pernah singgah disebuah keluarga yang terlihat Islami tapi toh tetap saja kurasa ada yang kurang,singgah disebuah perusahaan yang hampir saja menjebakku untuk kembali seperti dulu tentu saja aku menolaknya, singgah disebuah rumah dan pemiliknya adalah seorang wanita lembut,cantik, dermawan dan baik hati tapi tak punya keimanan aku lalu pergi. Waktu itu hampir saja aku lelah dan berputus asa hingga harapan seakan tak ada lagi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu hari saat umurku telah mencapai 20 tahunan aku pun berjumpa dengan orang-orang yang mencintai Allah dengan ajaran-ajaran yang sungguh sangat sejalan dengan jeritan hatiku yaitu dengan berpegang pada Al-Quran dan Sunnah, cerdas menghadapi zaman. Aku tersungkur "Ya Rabb inilah ujung pencarianku yaitu Mengesakan Engkau dan Menjalankan perintahmu tanpa syarat dan tanpa ragu, terima kasih Yah..Rabb".Kujalani hari bersama lingkungan tarbiyah indah walau syurga takkkan bisa tergambarkan oleh imajinasi tapi kuyakin keindahan di jalan Allah dengan kalimat perjuangan adalah secuil percikan keindahan syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengirim: &lt;a href="http://patulisi.blogspot.com"&gt;zulfabiljannah&lt;/a&gt; (Makassar)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-6723741898555430401?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/6723741898555430401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/06/pancaran.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/6723741898555430401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/6723741898555430401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/06/pancaran.html' title='PANCARAN'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-2903777867204046812</id><published>2009-06-03T23:02:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T23:05:19.134-07:00</updated><title type='text'>SELEMBAR SURAT 5 TAHUN YANG LALU</title><content type='html'>“Fit...baca ini kalo kamu dah di pesawat sebentar” selembar surat bersampul biru tua, k’isra berikan padaku saat aku ke rumahnya selepas subuh sebelum aku berangkat hijrah ke jakarta.&lt;br /&gt;“iya kan...syukron, saya pamit dulu..salam buat k’ama juga” kataku ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya aku di pesawat sebelum pesawat meninggalkan landasan, bersama dengan meninggalkan kota makassar untuk sementara waktu, perlahan ku buka surat dari k’isra dan aku membacanya. Sesekali ku seka airmataku, sebab ada tulisan di surat k’isra yang membuatku tak bisa menahan airmata, dan sesekali juga ku tersenyum membaca suratnya. Saat kubaca suratnya, aku berdoa semoga Allah memberikanku kesempatan tuk bertemu dan becanda dengan k’isra lagi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada baris kalimat yang sangat menyentuh naluriki, k’isra berkata&lt;br /&gt;“Fit....dalam hidup ini kita akan senantiasa diperhadapkan pada pilihan2 yang mungkin bagi kita sendiri sulit menentukannya. Dan setiap pilihan pasti ada resikonya tersendiri. Namun, pilihan itu tak selama buruk bagi kita, termasuk pilihan fitri untuk memilih jalan yang Allah ridhoi, jalan yang insya Allah baik untuk fitri. Jalan yang bisa membuat fitri lebih dewasa dan lebih banyak belajar tentang arah hidup kita sebagai hamba-NYA. Saya yakin fitri bisa menjadi yg terbaik, yang nantinya menjadi sesosok pengemban amanah dakwah. K’isra, hanya sebagai perantara saja untuk fitri supaya lebih banyak belajar lagi.&lt;br /&gt;Walaupun terpisah jarak dan waktu, semoga kita senantiasa saling mendoakan dan tetap menjaga ukhuwah ini.&lt;br /&gt;Fitri adikku...jadilah sesosok perempuan yang tegar dan mampu bertahan walaupun duri selalu menghalang dan terkadang melukai kita. Dunia bukan tempat domisili yg abadi, namun tempat untuk memFILTER siapa saja yg mampu bertahan dan yang mampu keluar dari segala keterpurukan serta bangkit dari kerapuhan, teruslah bertahan ukhti, semoga kitalah yang keluar sebagai orang-orang yg terpilih untuk tetap bertahan di jalan-NYA.&lt;br /&gt;ana uhibbuki Fillah ukhti....jaga diri baik2 selamana disana..:) "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat itu ku tutup dengan menyeka kembali airmataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 tahun terlewati surat yang sampai detik ini masih tersimpan di hati dan jiwaku.&lt;br /&gt;Semalam aku mendapat telp dan sms dari beliau, k’isra menanyakan kabarku dan kabar teman2 di Makassar. Aku sangat senang bisa kontekan lagi dengan beliau selama hampir 2 tahun hilang komunikasi karena k’isra mengganti nomornya. Satu hal yang sering aku tanyakan, kapan k’isra nikah, sedangkan yunior2nya yg sekarang sudah menjadi dokter juga rata2 sudah menikah. Kalo mendengar aku bertanya demikian, k’isra hanya tertawa dan mengatakan kalo beliau mau sekolah dulu ambil spesialis. Jawaban yang sama, setiap kali aku menanyakan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K’isra….mungkin hanya segelintir kader akhwat makassar yang tahu dia, bahkan mahasiswa FKG Unhas kurang yang mengetahuinya. Sekarang beliau berada di luar kota Makassar untuk PTT setelah mendapat gelar dokternya dua tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Bagiku k’isra sesosok akhwat yang militan, pintar, cantik dan tegar, teguh pada prinsip dan menjalani hidup apa adanya. Beliaulah yg mengenalkanku pada tarbiyah, beliaulah yang membuatku peka dengan hidayah Allah yg datang padaku 6 tahun yang lalu. Tentunya aku tidak akan lupa dengan k'isra, seorang kakak, sahabat dan ustadz pertamaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I miss u kak....ana uhibbuki Fillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengirim: &lt;a href="http://oaseqalbu.blogspot.com"&gt;F33 &lt;/a&gt;(Makassar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-2903777867204046812?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/2903777867204046812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/06/selembar-surat-5-tahun-yang-lalu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/2903777867204046812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/2903777867204046812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/06/selembar-surat-5-tahun-yang-lalu.html' title='SELEMBAR SURAT 5 TAHUN YANG LALU'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-4357686117508830894</id><published>2009-05-27T22:50:00.000-07:00</published><updated>2009-05-28T01:57:02.052-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>BERAWAL DARI KETIDAKTAHUAN MENJADI CINTA</title><content type='html'>Kisahku tidak akan sama dengan kisah-kisah teman sesama aktivis, karena basic pengkaderanku bukan dari lingkungan kampus, tapi dari lingkungan yang mungkin bagi kebanyakan orang sangat tabu dan tentunya heran. Penasaran? Sabar ya, ikuti dulu jalan ceritaku dari awal. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kisahku 7 tahun yang lalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setamat dari salah satu sekolah kejuruan di makassar, saya memilih untuk bekerja bukan lanjut kuliah, sebab tuntutan beban ekonomi keluarga yang mengharuskan saya bekerja. Dan alhamdulillah saya diterima di SAHID Hotel makassar walaupun masih sebagai karyawan honor. Bukan tanpa alasan  saya diterima di salah satu hotel berbintang 5 itu, karena sewaktu sekolah saya pernah magang di Hotel Sahid, selama 3 bulan. Dan sempat di kontrak 6 bulan sewaktu masih sekolah. Setahun kemudian, saya berhenti dari Sahid hotel, karna kakak saya juga diterima di hotel tersebut. Peraturan perusahaan tidak diperkenankan bersaudara bekerja dalam satu perusahaan. Dan juga kakakku masih baru di dunia perhotelan, tidak ada pilihan lain saya harus bekerja di hotel lain. Dan Alhamdulillah, saya diterima di Hotel Imperial Arya Duta Makassar masih sebagai karyawan kontrak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi suatu hukum alam, jika kita baru memasuki suatu tempat yang baru tentunya kita harus bisa menyesuaikan diri dengan keadan lingkungan tempat kerja. Sahid dan Imperial aryaduta adalah 2 hotel yang berbeda dalam operasional kerjanya. Kalo di Sahid tingkat solidaritas sangat tinggi antar karyawan, sedangkan di imperial hukumnya seperti hukum rimba, siapa yang mampu bersaing itulah yang mampu bertahan bekerja didalamnya. &lt;br /&gt;Tentunya tidak serta merta saya bekerja di hotel berjalan mulus, pasti ada saja batu sandungan. Pasti ada banyak godaan, rayuan dunia yang mungkin jika tidak ada iman di didalam hati yang alhamdulillah masih kuat, mungkin saya tidak akan bisa bertahan dan tentunya tidak akan mengenal yang namanya dunia tarbiyah. Saya tidak menafikan bahwa gaji di hotel sangat cukup untuk membiayai sekolah kedua adik saya yang pada waktu itu masih sekolah menengah atas. &lt;br /&gt;Setahun lebih bekerja di Hotel Imperial Aryaduta, akhirnya saya putuskan keluar. Sebab antara hati dan pekerjaan yang saya geluti sudah tidak sepaham lagi. Sebelum saya keluar, hidayah itu datang menghampiriku dengan sebuah mimpi yang membuatku bertafakkur dan bermusabah diri sehari semalam. Mencari arti dari mimpi yang ku alami. Saat itu saya berkata "Ya Allah...apakah ini adalah hidayah dari-MU untukku, saya menangis di setiap sujud panjangku, menangis bersyukur kalo ternyata Allah masih menyayangiku, mengingatkanku untuk senantiasa beralih ke jalan cinta-NYA.  &lt;br /&gt;Dan akhirnya saya pun memulai dengan menutup aurat dengan busana yang memang sepantasnya saya kenakan. Di hotel karyawan bagian public relation yang langsung berhubungan dengan tamu, dilarang memakai jilbab. Itulah salah satu alasan saya memilih keluar dari hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya memutuskan untuk keluar, tentunya ada konsekuensi yang harus saya terima, yakni saya harus meninggalkan kenikmatan dunia dengan gaji yang cukup. Pada mulanya kakak saya yang bekerja di hotel tidak menyetujui untuk saya memakai jilbab, sebab itu berarti saya akan susah mendapat pekerjaan lagi. Namun dengan keyakinan yang kuat, keyakinan bahwa Allah tidak akan membiarkan hamba-NYA kelaparan selama hamba tersebut terus berusaha untuk mencari pekerjaan, saya pun tetap bertahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kegaluan hati yang masih sangat tipis antara iman dan rasa goyah, saya terus menerus mencari seorang yang bisa membimbingku untuk tetap tegar di jalan yang telah Allah pilihkan untukku. Cukup lama saya menganggur setelah keluar dari hotel, saya belum mendapat kerjaan kembali. Karna saat itu sewaktu tahun 2004 rata2 perusahaan tidak mau menerima karyawan yang memakai jilbab. Sedih? Iya sudah tentu sedih, dan hampir saja saya putus asa, hampir saja hati ini goyah untuk keluar dari jalan-NYA. Untuk menanggalkan jilbab lagi. Namun, pikiran itu ku buang jauh-jauh dengan berpegang teguh pada janji Allah, yakni barangsiapa yang menolong agama Allah niscaya kita pun akan di tolong oleh-NYA. &lt;br /&gt;Sekitar bulan Juni 2004, Allah mempertemukanku dengan seorang kader dakwah yang siap membimbingku untuk tetap tegak di jalan-NYA. Seorang MR, kakak, sahabat yang baik untukku, awalnya saya diperkenalkan oleh sepupu yang pada saat itu mengadakan pengajian remaja mesjid di rumahnya. Kesan pertama yang ditunjukkan oleh 2 kader akhwat membuatku simpatik seketika, mereka mengajakku untuk mengikut pengajian pekanan. &lt;br /&gt;Awalnya saya belum tahu menahu apa itu "Tarbiyah", apa itu istilah "liqo". Karna kedua kata itu tidak pernah ku kenal sewaktu kerja di hotel. Pikiranku blank dengan istiilah2 yang asing ditelingaku. selama mengikuti pengajian pekanan itu, perlahan saya mulai dekat dengan keduanya. Tak sesekali saya bercerita pengalaman waktu masih bekerja di hotel, pada awalnya Mereka berdua kaget kalo ternyata saya pernah kerja di hotel, mereka fikirnya saya salah satu mahasiswa. banyak yang mereka tanyakan tentang dunia Hotel, yang apabila saya ceritakan juga disni, mungkin tidak akan cukup dengan postingan ini. &lt;br /&gt;Selama mengkuti pengajian yang mereka bawakan, membuatku sangat nyaman dan lebih banyak tahu. lebih banyak tahu tentang tanggung jawab kita sebagai ummat manusia  di dunia ini. &lt;br /&gt;saya pun mulai mengenal istilah "Liqo"," Murabbi" dan istilah-istilah yang yang dulunya asing bagiku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, sampai saat ini saya tidak berhenti untuk terus menggali ilmu Allah yang meliputi langit dan bumi. Memahami hakekat peciptaan langit dan bumi serta segala isinya yang semua itu saya dapat dari TARBIYAH dalam satu "Liqo". Tak ada penyesalan dengan keputusan saya untuk keluar dari hotel 5 tahun yang lalu, yang akhirnya Allah memberikan saya teman-teman terbaik yang tidak kudapatkan sewaktu di hotel dulu. &lt;br /&gt;Satu hal yang perlu kita ingat bahwa, perubahan itu tidak akan terjadi dengan sendirinya, tapi dengan usaha yang panjang melalui proses yang bertahap. Sangat tepat firman Allah bahwa tidak akan berubah nasib suatu kaum jika bukan dirinya sendiri yang mau berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan selalu diperhadapkan pada 2 pilihan yang sulit, yang dimana pilihan itu ada konsekuensinya. dan saya memilih untuk tetap di jalan cinta-NYA, kemegahan dunia hanya sementara, tapi bertemu dengannya merupakan satu impian yang INDAH...dan saya harap impian itu akan terwujud nantinya...aminn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afwan ya kalo kepanjangan...&lt;br /&gt;Jazakillah to ownernya blog ini...&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengirim : &lt;a href="http://oaseqalbu.blogspot.com"&gt;fitri_zahra84&lt;/a&gt; Makassar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-4357686117508830894?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/4357686117508830894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/berawal-dari-ketidaktahuan-menjadi.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/4357686117508830894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/4357686117508830894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/berawal-dari-ketidaktahuan-menjadi.html' title='BERAWAL DARI KETIDAKTAHUAN MENJADI CINTA'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-8988426434553871916</id><published>2009-05-18T19:52:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T08:24:18.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>Sepenggal Kisah Hijrahku (1)</title><content type='html'>..Bismillaah..&lt;br /&gt;"..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."&lt;br /&gt;QS Al Baqoroh : 216&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, ayat itulah yang selama ini begitu mengusik pikiran saya, dan membantah semua argumen-argumen kesombongan yang ada di dalam otak saya. Argumen-argumen kesombongan seorang anak SMA yang baru menemukan kesenangan dunia, kesenangan masa pubernya, kesenangan aktualisasi dirinya, dan kesenangan-kesenangan semu lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleks, itulah yang saya rasakan ketika mengingat kembali masa-masa itu. Masa-masa yang kompleksl; penuh tawa, canda, kesombongan, kebebasan, hedonisme, persaingan, cinta, nafsu, perjuangan, doa, tangis, haru, semua bercampur aduk. Mulai dari ketika saya masuk asrama di tingkat pertama SMA, memulai hidup dengan orang-orang yang notabene memiliki tingkat intelegensi di atas rata-rata dan berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan materi lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hidup dengan gaya sederhana dan rasa rendah hati yang maish kental di antara anak-anak popular dan talenta luar biasa, butuh waktu cukup lama untuk bisa 'mengejar' langkah mereka. Sampai akhirnya saya juga 'terwarnai' oleh gaya hidup di SMA saya. Cukup ironis ketika saya tak mampu menyeimbangkan perkembangan akademis dan perkembangan psikologis saya sebagai remaja yang mencari jati diri dan talenta. Sungguh, masa-masa yang menyenangkan, menantang, namun terwarnai dengan jalan hedonisme yang meruntuhkan nilai-nilai ruhiyah Islam dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya saya mendapatkan 'tempat' tersendiri di SMA. Hidup dengan jalan anak band SMA yang cukup membuat saya dikenal. Mencoba meniti jalan cinta (nafsu) anak SMA dengan adik kelas saya hingga beberapa tahun. Merangkak dan akhirnya berjalan dalam akademis SMA hingga akhirnya,alhamdulillah,dengan tidak terduga saya berhasil mendapat satu kursi di jurusan Teknik Arsitektur UGM. Sungguh suatu anugrah yang amat luar biasa bagi diri ini, karena memang dari kecil menggambar dan mendesain adalah hobi dan cita-cita saya.&lt;br /&gt;Keluarga, suatu unit yang sempat 'asing' untuk diri saya di masa SMA. Interaksi dengan anggota keluarga yang jarang dan itu pun jika perlu. Mungkin cukup wajar untuk anak-anak SMA yang mulai merasa dirinya mandiri dan tak perlu bantuan keluarga. Saya sering berdebat dengan ayah soal hal-hal sepele. Sering marah dengan adik-adik yang saya rasa mengganggu privasi saya, padahal mereka hanya ingin bermain dengan kakaknya. Sungguh, masa-masa yang menyedihkan bagi saya untuk diingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya setelah lulus dari SMA dan memulai persiapan beranjak ke dunia kuliah, orang tua menyarankan untuk ikut ujian masuk STAN. Dari SMA memang saya cukup seing ikut Try Out USM STAN, bukan karena ingin masuk STAN, tapi karena memang soal-soal USM STAN sangat menghibur bagi saya. Soal-soal dengan permainan logika dan cara berpikir yang beda untuk saya. Hingga akhirnya saya ikut USM STAN tanpa ambisi apa-apa, berbeda dengan beberapa shabat yang telah ikut bimbingan belajar dan mempersiapkan strategi-strategi ke depan untuk masuk STAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ujian. Dengan santai dan mantap saya jawab semua soal. Dengan beberapa sola saya terka sembarang, saya kumpulkan kertas jawaban itu tanpa beban dan dengan senyum santai. Sempat ngobrol dengan bapak pengawas dan saya masih ingat pesannya ketika saya mengumpulkan kertas jawabn: "sampai ketemu di STAN ya?". Dan alhamdulillah, luar biasa, Allohu akbar! Saya berhasil masuk dalam list mahasiswa baru STAN 2006. Cukup unik ketika saya mengingat kembali kata-kata dari bapak pengawas ujian STAN tersebut. Namun saya lupa menanyakan nama dan alamat bapak itu. Terima kasih banyak pak, atas doanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman kelulusan itu saya lihat di suatu warnet di Jogja. Ketika itu saya sudah menjalani kuliah di Arsi UGM selama 3 hari. Hari itu biasa-biasa saja. Tidak ada perasaan istimewa dan deg-degan dalam menanti pengumuman STAN. Namun memang orang tua sayan begitu mengharapkan kelulusan saya di STAN. Ketika membuka homepage pengumuman itu, saya tidak menemukan nama saya, justru menemukan nama dua orang teman satu SMA. Anehnya, daftar itu hanya berisi 50 orang, sedangkan kuota mahasiswa STAN ditargetkan mencapai 2000 orang tiap angkatan.Setelah saya cek ternyata saya salah daftar, yang saya lihat di awal tadi adalah daftar kelulusan D1 khusus pegadaian. Akhirnya dengan mengucap basmallah saya membuka page pengumuman STAN dan mencari-cari no.ujian saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah,ada. Saya lupa berapa dulu no. ujian saya, tapi benar-benar menyenangkan dan menenangkan hati. Seketika saya langsung menyungkur ke lantai dan sujud syukur kepada Alloh SWT. Entah apa komentar orang-orang yang ada di warnet waktu itu, saya tidak peduli. Rasa syukur saya waktu itu sebenarnya bukanlah rasa syukur karena masuk STAN, namun rasa syukur saya karena dapat membahagiakan dan menjawab impian orang tua saya yang benar-benar mengharapkan saya masuk STAN. Sungguh, mulai malam itu saya dapat tersenyum bangga ketika melihat foto ayah dan ibu di dompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGIRIM: &lt;a href="http://baitul-fikr.blogspot.com"&gt;ARIEF AL FIKR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-8988426434553871916?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/8988426434553871916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/8988426434553871916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/8988426434553871916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-1.html' title='Sepenggal Kisah Hijrahku (1)'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-5195613411577397929</id><published>2009-05-23T08:20:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T08:22:39.337-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>SEPENGGAL KISAH HIJRAHKU (2)</title><content type='html'>Pagi itu sungguh berbeda. Kemeja putih dan sepan dasar hitam melekat di tubuh. Hari pertama masuk kuliah! memulai satu langkah kecil yang akan terus berlanjut hingga 1ooo mil, bahkan lebih. 1E, itu kelas yang saya masuki. Bertemu dengan beberapa teman yang sudah saya kenal dari SMA dan dari kelompok DINAMIKA (ospek kampus STAN). Tahun pertama yang menyenangkan, santai, bersemangat, seru, dan unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian saya mendapat SMS undangan untuk menghadiri mentoring dari mentor DINAMIKA saya, Mas Arif Kusudiardi. Senangnya, berkumpul kembali dengan saudara-saudara seperjuangan DINAMIKA 2006. Setelah berkumpul kami membentuk suatu lingkaran, dan acara dimulai dengan bacaaan tasmiyah, tilawah Quran bergiliran, dan 'ceramah' dari Mas Arif. Awalnya saya cukup heran, apakah ini tujuan dari 'reuni' kami setelah DINAMIKA?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pekan kemudian posisi Mas Arif sebagai mentor digantikan oleh adik kelasnya, Mas Afip Agrianto. Sejak itu pula saya mulai jarang datang ke acara mentoring. Walau terkadang ingin datang dan berkumpul kembali dengan sahabat. Ya, masa-masa hampa itu cukup menjerumuskan saya ke kehidupan yang tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya suatu shubuh saya mendapat 'seberkas cahaya'. Mungkin saat itulah saya mendapat suatu hal yang dinamakan kedewasaan. Saya mulai menyadari pentingnya ilmu agama dalam hidup, sebagai petunjuk ke jalan yang lurus dan sebagai cahaya di gelapnya dunia. Segera saya kembali ke kelompok mentoring, cukup ironis ketika sahabat-sahabat yang 'tersisa' di kelompok mentoring hanya 5 orang, dan itupun tidak rutin semuanya hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, setelah mendapatkan 'secercah cahaya' itu, hari-hari saya menjadi semakin bermakna dan penuh dengan nilai-nilai Islami. Samapi suatu malam setelah pulang dari mentoring saya melakukan sesuatu hal yang sangat menentukan perubahan dalam hidup saya. Malam itu saya memutuskan hubungan 'khusus' saya dengan seorang wanita yang telah saya jalani dari SMA. Hubungan itulah yang selama ini membuat saya lalai dan terlena dalam hidup. Maka itulah titik balik perubahan dalam hidup saya. Sungguh, setelah hal itu saya lakukan. Rasanya seperti hilang beban tubuh 20 kg!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan mentoring saya jalani hingga tahun pertama saya kuliah di STAN. Kehidupan organisasi pun sudah saya ikuti dan mendapatkan banyak pengalaman dan pencerahan untuk kehidupan yang lebih baik sebagai seorang muslim. Hingga di akhir kuliah tahun pertama ada open recruitment kepanitiaan ospek kampus STAN (DINAMIKA). Sebagai seorang mahasiswa dan aktivis pemula maka saya tidak ingin ketinggalan dalam kontribusi untuk kampus tercinta. Maka saya putuskan untuk mendaftar di bidang Mentoring. Sungguh, suatu keputusan yang berat mengingat tugas seorang mentor yang jauh dari ringan dan membutuhkan ke-istiqomah-an dan kesungguhan mendalam. Hal tersebut telah saya komunikasikan kepada Mas Afip dan beliau mendukung sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situlah saya belajar banyak hal dan menanjak ke 'tingkat kehidupan' yang lebih dari sebelumnya. Saya mulai belajar bagaimana mekanisme jama'i, kehidupan tarbiyah, dan apa makna dan tujuan dari tarbiyah itu sendiri. Dari sanalah kehidupan saya sebagai seorang murobbi dimulai. Mulai dari sabar dan menguatkan diri dalam menyikapi kehadiran adik-adik binan yang semakin pekan semakin berkurang, sampai sempat terkejut melihat akhlaq binaan. Yah, suka-duka seorang murobbi, pewaris para nabi, insyaAlloh akan saya kisahkan di artikel lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan tarbiyah mulai merasa mengubah dan 'menguasai' hidup saya. Dari mahasiswa yang biasa menjadi mahasiswa yang ada di mana-mana. Dari mahasiswa yang tak tahu apa talentanya menjadi mahasiswa yang dituntut menguasai semua bidang. Alhamdulillah, saya sendiri termasuk orang yang memiliki kreativitas lebih dalam bidang seni, dan hal ini saya kembangkan melalui belajar desain grafis. Baru saja belajar satu bulan, job untuk membuat desain jaket pun datang dan cukup membuat saya kebingungan. Alhamdulillah, saya sendiri berhasil membuat desain sederhana dengan skill desain masih pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, kehidupan tarbiyah sangat indah dan berwarna. Mungkin tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya bisa lahir dari tarbiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung) &lt;br /&gt;PENGIRIM : &lt;a href="http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-2.html"&gt;ARIEF AL FIKR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-5195613411577397929?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/5195613411577397929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-2.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/5195613411577397929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/5195613411577397929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-2.html' title='SEPENGGAL KISAH HIJRAHKU (2)'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-614706253725566405</id><published>2009-05-02T21:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-20T21:58:15.943-07:00</updated><title type='text'>TERIMA KASIH !!!</title><content type='html'>Jazakumullahu khairan katsiira atas kiriman cerita pengalaman, sharing dan saran-saran-saran para aktivis dakwah. Semoga menjadi inspirasi dalam mengarungi jalan panjang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         CERITA AKTIVIS&lt;br /&gt;Berbagi Spirit, menebar motivasi, gali inspirasi.&lt;br /&gt;                                                   &lt;br /&gt;                                                                    Admin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-614706253725566405?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/614706253725566405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/terima-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/614706253725566405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/614706253725566405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/terima-kasih.html' title='TERIMA KASIH !!!'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-4047075090036946631</id><published>2009-05-06T04:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T21:16:24.405-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>CINTA PERTAMA SUNGGUH BERKAH</title><content type='html'>Awalnya tak akan pernah menyangka bahwa diri ini akan bersentuhan dengan dunia yang tak pernah terlintas dalam alam pikiranku, mimpi pun tidak, apalagi bercita-cita untuk menjadi bagian dari hidupku. Tapi beginilah Allah menunjukkan cintaNya kepada hambaNya, menceburkan kita pada orang-orang yang dekat denganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah lama diriku mengenal orang-orang yang telah lebih dulu mengabdikan diri di jalan panjang nan indah ini, tapi entah kenapa hati ini belum begitu tergerak untuk langsung bersentuhan dengannya, karena pikirku ilmuku saat itu masih cetek bahkan sangat cetek, hafalan masih bolong-bolong shalat sekedarnya saja dan shaum hanya sekedar pelepas sunnah, belum terangkai dalam niat indah untuk mengabdi secara dalam padahal kakakku sendiri termasuk orang-orang tertinggi dalam majelis dakwah di kampus.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi keadaan menyebabkan kuharus jatuh cinta secepat ini kepada jalan ini, Ahad aku diajak oleh teman perkumpulan Rohis se-kota Padang untuk bertemu dalam muktamar dan pergantian kepengurusan As-Salam Padang, dengan senang hati kuturuti saja kemauan teman baruku ini, lumayan untuk menambah saudara alasanku saat itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi Allah ternyata menjadikan moment ini sebagai awal jatuh cintanya diriku pada jalan ini. Hatiku bergetar mendengar pekikan takbir dari mulut anak-anak SMA yang hadir saat itu, rasaku tergerak untuk melantunkannya juga, pikirku terpatri pada kalimat ‘siapkah antum untuk mengemban amanah suci ini kedepan ikhwahfillah…’ di iringi dengan pekikan takbir yang mengoyak sendi-sendir ruhaniku… subhanallah seperti inikah mereka memikirkan keimanan teman2  di luar mereka, seperti inikah semangat pengabdian mereka pada jalan ini, padahal usia mereka saat itu adalah usia yang masih rentan terhadap cinta monyet, pikiran mereka masih pikiran anak yang hanya berkutat pada belajar dan belajar,,,tapi mereka sungguh berbeda bahkan sangat berbeda dengan orang-orang seusia dengan mereka…sungguh anak-anak yang memiliki niat yang suci batinku saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momentum itu adalah awal diriku benar-benar memikirkan untuk serius mengurus organisasi Kerohanian Islam di SMAku saat itu, tepat tahun 2003 awal, sudah bulat ke inginanku untuk membentuk kepengurusan ROHIS di SMA ku, tekadku bagaimanapun keadaannya aku harus mendirikan organisasi ini,,bismillah…dan alhamdulillah akhirnya terbentuk walaupun dengan segala keterbatasan, bayangkan dari ratusan siswa yang ada di sekolah itu hanya diriku yang secara zahir berbeda dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kuatnya tarikan ukhuwah yang diikat dengan islam, betapa nyamannya di tengah kondisi saling mentausiyahi, betapa hangatnya bercengkrama dengan wajah-wajah teduh mereka, terlihat letih tapi semangat tak pernah hilang, terlihat lemah tapi azzam mereka terlalu kuat untuk mengemban risalah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aahh… adakah rasa yang terlalu indah selain dari berkumpul dengan mereka para pejuang dakwah, adakah yang lebih membahagiakan selain bergerak dalam jalan panjang ini. Melelahkan memang, tapi ternyata janji Allah terlalu berharga jika hanya di nilai dengan rupiah. Perjalanan ini sungguh panjang bahkan penuh darah dan air mata, tapi cinta dan keridhaan Allah di atas segalanya. Inilah cinta pertamaku yang membawa diriku pada keberkahan, inilah cinta pertamaku yang mengajarkan makna hakiki kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang akan terjadi jika saja diri ini tak pernah menemukanmu cinta… mungkin akan menjadi orang yang kufur atau mungkin juga menjadi orang yang tak mengenal jati diri. Begitu abu-abunya kemarin jalan di hadapan engkau perjelas dengan kenikmatan bersenda denganmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang akan terjadi jika diri ku tak pernah kenal dengan dirimu… mungkin hidupku amburadul atau mungkin menjadi sampah dalam komunitas manusia ini… tak tahu lah diri ku…&lt;br /&gt;Tapi dirimu telah membawa diriku pada fitrah yang kucari selama ini….&lt;br /&gt;Dirimu membawa diriku pada makna hidup hakiki manusia yang bernilai…&lt;br /&gt;Engkau pun membawa cinta yang selama ini hilang dalam hela nafas hidup ku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih cinta…&lt;br /&gt;Engkau membuat gelap menjadi terang…&lt;br /&gt;Membuat buta menjadi awas….&lt;br /&gt;Membuat lemah menjadi kuat dan berarti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah…rindu kalian saudara/I ku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Nurfahma: Jakarta)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-4047075090036946631?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/4047075090036946631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/cinta-pertama-sungguh-berkah.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/4047075090036946631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/4047075090036946631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/cinta-pertama-sungguh-berkah.html' title='CINTA PERTAMA SUNGGUH BERKAH'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-8273484117634055587</id><published>2009-05-03T19:04:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T21:14:56.724-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>PERTAMA KALI MENGENALMU</title><content type='html'>Akhirnya Allah memberiku kesempatan untuk mengenalmu. Yah, mengenalmu merupakan kesyukuran. Jalan da'wah, begitulah namamu. Awal mula aku berinteraksi denganmu lewat pengajian di sekolahku. Sudah menjadi skenario Allah, bergabung dalam barisanmu setelah mengikuti rekruitmen rohis sekolahku. Awalnya banyak yang tak menyangka kalau aku bisa terlibat dalam aktivitasmu. Jujur, aku malu jika mengingat prilaku-prilaku sebelum berhimpun dalam barisan pendukungmu. Tak bisa baca Qur'an, shalat hanya sekali dalam sepekan dan beberapa perbuatan tercela lainnya adalah bagian dari potret suramku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan, engkau mengikisnya. Aku mulai belajar baca Qur'an, walaupun masih terbata-bata, berjanji takkan meninggalkan sholat 5 waktu serta meninggalkan tindakan-tindakan tercela lainnya. Aku hanya seorang hamba yang khilaf. Tapi tahukah engkau , wahai jalan panjang penuh onak dan duri, mengenalmu banyak hikmah yang aku ambil. sebagai pendukung barisanmu, malu rasanya jika harus tenggelam dalam kubangan maksiat, seperti yang telah lalu.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jalan da'wah, tantangan pertama yang harus kulewati ketika bersamamu datang dari keluargaku sendiri.Mereka melarangku terlibat dalam aktivitas-aktivitasmu. Akal sehatku tak dapat mencerna hal itu. Mereka beranggapan kalau aku telah memilih jalur orang-orang yang anarkis, kejam dan tak berprikemanusiaan. Mereka mengira aku aktif dalam aktivitas-aktivitas yang mengarah ke terorisme.&lt;br /&gt;Wahai jalan panjang, bersamamu penuh suka dan duka. Denganmu, aku menemukan oase sang guru, murabbi-murabbi handal yang selama ini menuntunku.Merekalah orang-orang yang selalu siap untuk mengawalmu. Jalan da'wah, berta'aruf denganmu, menumbuhkan ukhuwah yang kuat. Aku menemukan saudara yang bukan karena ikatan darah tapi karena iman kepada Allah SWT. Duka yang kulalui bersamamu, hanyalah kerikil-kerikil kecil.Aku juga juga pernah terjatuh,beruntung aku bisa bangkit dan bertekad akan terus bersamamu sampai aku menjumpai syahid sebagai cita-cita tertinggiku.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-8273484117634055587?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/8273484117634055587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/pertama-kali-mengenalmu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/8273484117634055587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/8273484117634055587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/pertama-kali-mengenalmu.html' title='PERTAMA KALI MENGENALMU'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-3631641384722810084</id><published>2009-05-08T03:56:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T20:09:51.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>HIDUP ADALAH PERJUANGAN YANG BERKOMITMEN DAN KONSISTEN</title><content type='html'>Assalamualaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 09 Januari ’85 ana terlahir di jawa timur, tepatnya di kota Nganjuk. Ana Rudi Prasetyo anak kelima dari 5 bersaudara atau dalam istilah jawa disebut Ragil, untuk  saudara yang ke-1 dan ke-4 meninggal dunia karena kecelakaan dan sakit, walaupun sedih karena sudah takdir ana hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk almarhum kakak-kakakku. Ana termasuk anak yang nakal ketika masih duduk di bangku sekolah (MI, MTS &amp; SMK) dan termasuk tipe orang yang suka mencoba baik itu hal positif maupun negatif kesemua orang. Singkat cerita setelah lulus SMK th ’03 ana merantau dan mencoba daftar TNI-AL  di Surabaya, lalu gagal di tes tahap ketiga dan ana melihat kecurangan-kecurangan-kecurangan atau bisa dibilang dengan istilah KKN dan ana mempunyai keinginan untuk tidak  akan mendaftar lagi terutama dibidang militer.&lt;br /&gt;&lt;span class ="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setahun berlalu (th ’04) dikarenakan ana belum bekerja ana mencoba lagi untuk daftar TNI-AL, setelah mendapatkan nomor urut ana pulang lagi ke Nganjuk kira-kira perjalanan antara Nganjuk ke Surabaya sekitar 4-5 jam. 2 minggu akan dilaksanakan tes, tetangga ana di Nganjuk yang sekarang berdomisili di Jakarta menelpon ana untuk mengajak bekerja disana, setelah ana pertimbangkan dengan pengalaman-penagalaman kecurangan yang ada diproses perekrutan militer lalu ana memutuskan untuk meninggalkan tes TNI yang akan dilaksanakan 2 minggu kemudian. Dengan perasaan sedih dan serasa berat meninggalkan kedua orang tua karena sudah tidak ada lagi yang menemani mereka dirumah soalnya kedua kakak ana sudah merantau duluan ke Kalimantan Timur (Samarinda dan Balikpapan)dan ana juga sedih karena akan berpisah dengan teman-teman dekat yang sudah seperti saudara sendiri dikampung  halaman. Lalu berangkatlah ana dengan bibi yang kebetulan pada waktu itu beliau juga berada di jawa untuk menjenguk orang tuanya di jawa sedangkan bibi sendiri berdomosili di Tangerang, dengan kereta ekonomi kami berangkat dengan jurusan kereta St. kertosono Nganjuk - St. Senen Jakarta lama perjalanan sekitar 1 malam 2 hari. Singkat cerita setelah setahun bekerja (pada th’05) karena teman-teman sepekerjaan tidak satu ideologi dan lebih mementingkan uang dari pada ibadah, lalu ana memutuskan untuk pindah pekerjaan. Tidak lama kemudian masih diperusahaan swasta ana ditawari pekerjaan di Bandung oleh tetangga saudara ana yang di Jakarta, perjalanan Bandung-Jakarta cukup lama sekitar 4-5 jam karena pada waktu itu belum ada tol dengan penuh kesabaran kujalani hidup diperantauan yang notabene jauh dari kedua orang tua dan saudara-saudaraku di Jakarta atau di Kaltim sana. &lt;br /&gt;Singkat cerita setelah sekitar 1 atau 2 th bekerja(pada th ’06/’07) dengan niat yang suci dan doa dari kedua orang tua ana ingin meneruskan sekolah lagi (kuliah) di Cimahi-Bandung dengan tidak meninggalkan pekerjaan (kuliah sambil kerja), nyaris bersamaan ketika ana akan memulai kuliah ada tetangga kos ana dan juga sering bertemu ketika sholat berjamaah di masjid, beliau juga berasal dari Jawa Timur tepatnya di kota reog (Ponorogo) yang bernama Tulus semoga Allah memberikan sifat kepada beliau sesuai dengan namanya, beliau mengajak ana lebih konsisten dalam dakwah dengan menggunakan kendaraan politik yang bernama PKS, pada awalnya ana menolak karena ana sudah muak dengan yang namanya politik tetapi dengan semangat beliau yang umurnya jauh diatas ana dan setelah ana berfikir dan melihat para SDM / kader  PKS dari segi busana akhwat yang senantiasa menjalankan perintah Allah dan para ikhwan yang senantiasa konsisten dalam berdakwah serta senantiasa membela Negara2 timur tengah yang masih terjajah oleh negara2 zionis, maka dengan niat hati yang ikhlas dan mengucap Bismillah ana masuk ke partai dakwah ini dan aktif di DPD Kab. Bandung Barat hingga sekarang. InsyaAlloh di th 2009 ini ana minta doa dari antum/teman2 semua semoga ana bisa menyelesaikan kuliah dengan lancar dan tanpa halangan apapun walaupun dengan sesibuk apapun dan secapek apapun dengan niat yang bersih insyaAlloh, Alloh akan selalu menolong hamba-hamba yang mengharapkan pertolongan, asalkan kita terus berdoa dan berusaha dan terus konsisten terhadap dakwah dan selalu berusaha menegakkan agama dan syariah-Nya dengan bantuan Al-Quran dan AS-Sunnah..Bismillah..Allohu akbar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUDI PRASETYO (Nganjuk-JAWA TIMUR)&lt;br /&gt;Wassalamualaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-3631641384722810084?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/3631641384722810084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/berusaha-meninggalkan-jaman-jahiliyah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/3631641384722810084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/3631641384722810084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/berusaha-meninggalkan-jaman-jahiliyah.html' title='HIDUP ADALAH PERJUANGAN YANG BERKOMITMEN DAN KONSISTEN'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6745588028336257216.post-1583740746031657320</id><published>2009-05-10T01:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T01:25:04.063-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAN PERTAMA'/><title type='text'>SEBUAH JALAN CINTA BERNAMA TARBIYAH</title><content type='html'>Aku mulai merasakan hakikat hidup saat sebuah peristiwa pernah menimpa. Kutahu Allah bangunkan aku dari lelapnya tidur panjang dengan musibah ini. Aku tersentak, kudapatkan diriku dengan aliran panjang air mata, dengan terengah-engah aku bernafas, merasakan degup jantung yang begitu cepat dan sekujur tubuh telah basah oleh keringat. Jiwaku yang lemah seakan memungkiri apa yang telah terjadi. Imanku yang rapuh tak mampu terima kenyataan. Sempat terlintas sebuah keinginan untuk mengakhiri semuanya. Dan aku tahu pasti bahwa Allah benci dengan hal itu. Allah kemudian mempertemukanku dengan makna cinta dari untaian firman-Nya “la_ yukallifullahu nafsan illa_ wus’aha_”, Tiadalah Allah beri cobaan bagi hamba-Nya diluar batas kemampuannya. Terhenyakku dalam diam, meski tangis belum jua reda. Allah telah beri ini, berarti aku mampu tuk jalani-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kumulai menata, kuredakan tangis, dan kuatur nafas… perlahan memulai hidup dengan sebuah tujuan, sucikan hati dan mencari cinta-Nya. Berteman sesal yang tak mampu kuhitung. Namun, ego dalam jiwaku sedang kuncup dan sebentar lagi rekahannya akan terlihat. Dalam batinku berperang melawan azzam, tekad yang telah terpatri. Ego tentu sajA sering menang dan aku takluk!!!. Perjuanganku tIpis.Sekitar sama sekali tak mendukungku. Aku? kutemukan diriku dalam sebuah boneka, kemana alam membawaku, disitu aku berada. Gerak-gerikku seenak egoku berkehendak. Tak kutemukan ketenangan…kujalani hari penuh kepalsuan, wajahku adalah wajahku.. namun tingkahkubukanlah aku. aku bergerak dengan tanpa nurani, mengingkari bisikan hati kecilku&lt;br /&gt;Terpuruk aku lagi.&lt;br /&gt;Tapi Allah?&lt;br /&gt;Ya!. Allah bangkitkan aku lagi... menunjukkan sebuah jalan , jalan tarbiyah. Disini aku berjuang, tapi jangan berpikir bahwa jalan ini mulus, ia tetap penuh onak dan duridan itulah perjuangan. Bukan perjuangan namanya bila itu mudah untuk ditenpuh. Aku berjalan dengan satu tujuan menemukan hakikat cinta. Dan aku telah merasakannya, meski belum sepenuhnya aku miliki, karena ia butuh perjuangan yang lebih berat tertanya. Atas nama ukhuwah, fi jalan tarbiyah aku temukannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengirim : &lt;a href="http://andicolly.blogspot.com"&gt;SUMAYYAH&lt;/a&gt; (Makassar)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6745588028336257216-1583740746031657320?l=ceritaktivis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/feeds/1583740746031657320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/sebuah-jalan-cinta-bernama-tarbiyah.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/1583740746031657320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6745588028336257216/posts/default/1583740746031657320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritaktivis.blogspot.com/2009/05/sebuah-jalan-cinta-bernama-tarbiyah.html' title='SEBUAH JALAN CINTA BERNAMA TARBIYAH'/><author><name>young_moslem</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16589284758501384447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12698362418582452783'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></entry></feed>